Nurse Is an Art

Asuhan Kebidanan pada Ny. ”H” Post Partum dengan Rupture Perineum Tingkat II

ABSTRAK

PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEBIDANAN

STIKES GRAHA EDUKASI MAKASSAR

KARYA TULIS ILMIAH,    JULI 2010

 


 

“Asuhan  Kebidanan  pada  Ny. ”H”  Post  Partum dengan   Rupture   Perineum   Tingkat  II  di RS xxx tanggal 24 Juni s/d 26 Juni 2010

Tujuan dari pembagunan kesehatan adalah meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap warga Negara  Indonesia melalui upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif sebagai upaya peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas. Salah satu indikator kesehatan adalah mencegah kematian ibu.

Post partum dengan Ruptur Perineum Tingkat II apabila tidak ditangani dengan baik maka dapat menimbulkan komplikasi yang lebih parah dan bahkan sampai dengan kematian ibu. Komplikasi yang bisa saja terjadi seperti perdarahan, infeksi jaringan perut, gangguan hubungan seksual. Namun dari kesemua itu komplikasi yang sering  menyebabkan kematian pada ibu yaitu perdarahan.

Data World Health Organization (WHO) memperkirakan bahwa setiap tahun sejumlah 500 orang perempuan meninggal dunia akibat kematian kehamilan dan persalinan. Fakta ini mendekati terjadinya suatu kematian setiap menit. Diperkirakan 99% kematian tersebut terjadi di Negara-negara berkembang. (http://himapid.blogspot.com) diaskes tanggal 24 Juni 2010.

Disulawesi selatan tahun 2008 berkisar 110/100.000 ibu yang meninggal yang di sebabkan oleh pendarahan 60 orang (54,5%), infeksi 7 orang (6%), preclamsia 13 orang (11,8%), dan lain-lain 30 orang (27%).

Data yang didapatkan dari Medical Record RSIA Pertiwi Makassar jumlah ibu yang melahirkan pada tahun  2009 sebanyak 2917 orang dengan rupture perineum tinggkat II sebanyak 317 orang (Data RSIA Pertiwi Makassar). Dalam penerapan Asuhan Kebidanan pada pasien dilaksanakan dengan tujuh langkah asuhan kebidanan menurut Varney, yaitu : 1.Identifikasi data, 2.Identifikasi diagnosa/masalah aktual, 3.Identifikasi diagnosa/masalah potensial, 4.Tindakan emergency/kolaborasi, 5.Rencana tindakan asuhan kebidanan, 6.Implementasi asuhan kebidanan, 7.Evaluasi asuhan kebidanan.

Berdasarkan studi kasus yang dilakukan pada Ny. “H” Post Partum dengan Ruptur Perineum Tingkat II dilakukan asuhan kebidanan dengan cepat dan tepat. Dalam melaksanakan tugas bidan perlu mengetahui batas wewenang, agar batas kerja teman sejawat lainnya tidak terambil alihkan dan   pasien dapat terhindar dari praktik yang merugikan.

Comments are closed.